Cara Cepat Redakan Sakit Kepala Saat Cuaca Panas

Cara Cepat Redakan Sakit Kepala Saat Cuaca Panas Ketika Bekerja

Sakit kepala bisa diakibatkan oleh banyak hal, salah satunya adalah paparan sinar matahari menyengat yang mengakibatkan suhu lingkungan dan tubuh meningkat. Pusing yang diakibatkan oleh suhu tinggi seperti ini disebut sebagai heat headache (1,2). Sayangnya, terkadang paparan panas ini tidak bisa dihindari terutama bagi orang-orang yang memang bekerja di luar ruangan, misalnya saja pedagang kaki lima, tenaga bangunan hingga ojek online atau ojol sehingga rasa pusing yang menyakitkan bisa menyerang kapan saja. 

Cara Cepat Redakan Sakit Kepala Saat Cuaca Panas Ketika Bekerja | Saridon

Sakit kepala yang timbul karena paparan panas matahari di luar ruangan biasanya menunjukkan gejala lain selain nyeri itu sendiri, misalnya saja berkeringat parah, pandangan kabur, mual hingga tangan yang terasa dingin (1). Untuk beberapa orang yang tidak tahan sakit dan panas, kondisi ini bahkan dapat menyebabkan pingsan sehingga sakit kepala akibat panas matahari atau heat headache tidak boleh dianggap remeh. Walaupun menimbulkan rasa yang tidak nyaman dan mengganggu, bukan berarti para pekerja luar ruangan harus absen beberapa waktu dari kegiatannya ketika mengalami sakit kepala. Ada beberapa cara cepat redakan sakit kepala saat cuaca panas ketika bekerja, seperti:

Perbanyak Minum Air Putih

Berada di lingkungan yang panas, apalagi terpapar sinar matahari secara langsung dalam waktu lama dapat menyebabkan dehidrasi yang akan memperparah nyeri kepala. Untuk itu, jika memang sehari-harinya pekerjaan mengharuskan Anda berada di luar ruangan, pastikan selalu membawa air putih dalam botol kemanapun pergi untuk memastikan asupan cairan terpenuhi. Selain menyegarkan tubuh, air putih juga membantu mengencerkan darah yang mengental akibat kekurangan air tadi. 

Darah yang mengental akan memberikan tekanan lebih besar pada pembuluh darah yang mengakibatkan rasa sakit di kepala. Tapi ingat, usahakan jangan minum air dingin atau air es sehabis berada di bawah panas matahari karena perubahan suhu yang frontal seperti ini bukannya menghilangkan pusing, tapi malah membuatnya semakin parah (1,2). Jika dehidrasi parah terlanjur terjadi hingga tubuh terasa lemas seperti mau pingsan, ganti air putih dengan minuman yang mengandung elektrolit supaya cairan tubuh cepat kembali.

Istirahat di Tempat Teduh

Meskipun banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, bukan Anda akan bekerja selama 8 atau 9 jam non-stop tanpa waktu rehat sama sekali. Apalagi jika kebetulan profesi yang digeluti adalah pedagang kaki lima atau ojek online, mengatur waktu istirahat tentunya lebih mudah dan fleksibel. Manfaatkan waktu ini untuk berteduh di tempat yang rindang untuk membantu menurunkan suhu tubuh yang naik akibat paparan panas matahari. Sebisa mungkin, pilihlah tempat sejuk yang dinaungi pohon karena ada lebih banyak oksigen yang bisa dihirup. Kekurangan oksigen dalam darah juga bisa memicu sakit kepala. Sambil beristirahat, atur nafas supaya teratur dan ambil oksigen sebanyak-banyaknya agar tubuh kembali segar dan pusing segera menghilang (1,2).

Ganti dengan Baju Ringan dan Longgar

Pakaian yang berat, ketat dan panas memang tidak langsung membuat sakit kepala. Namun, baju yang tidak nyaman ini memperparah pusing yang dirasakan. Jika sudah seharian mengenakan pakaian yang membuat gerah dan dalam kondisi kepala sedang sakit segeralah berganti baju yang lebih longgar dengan bahan yang dingin. Bahan dan model pakaian yang seperti ini membantu tubuh melepaskan panas dengan lebih baik sehingga suhu normal bisa segera didapatkan. Ketika suhu tubuh kembali normal, sakit kepala akan lebih cepat mereda. (2)

Cuci Muka dengan Air Dingin

Kendati banyak bekerja di luar ruangan, mencari sumber air dingin di tengah perjalanan tidaklah sulit. Ketika rasa pusing mulai datang, hentikan kegiatan sebentar saja dan cari air dingin untuk mencuci muka. Tujuannya adalah untuk menurunkan temperatur tubuh yang naik karena paparan panas di jalan. Saat membasuh wajah, jangan lupa untuk juga membasahi bagian leher dan tengkuk dimana kekakuan otot biasanya terjadi. Selalu ingat bahwa kaku otot di sekitar kepala dan leher bisa menjadi pemicu sakit kepala bahkan tanpa terpapar panas matahari sekalipun. Menjaga tubuh tetap dingin dan rileks dengan bantuan air dingin setidaknya dapat meringankan nyeri kepala yang dirasakan (2).

Konsumsi Kafein

Kopi, teh, dan soda merupakan sumber kafein yang bisa membantu meredakan sakit kepala karena efeknya yang merilekskan pembuluh darah sehingga aliran darah bisa lebih lancar dan tidak tertekan. Dengan demikian nyeri pada kepala bisa berkurang. Bagi para pekerja luar ruangan, mendapatkan secangkir kopi atau minuman bersoda bukanlah hal yang sulit. Namun, pastikan bahwa minuman tersebut tidak mengandung banyak pemanis mengingat terlalu banyak glukosa juga bisa membuat nyeri bertahan lama dan tidak kunjung reda. Minum minuman dengan kafein juga sebaiknya tidak diminum terlalu sore karena bisa mengakibatkan susah tidur dengan memertimbangkan efeknya yang meningkatkan kesadaran (1,2).

Minum obat sakit kepala

Ketika pusing dan sakit kepala menyerang, atasilah dengan meminum obat pereda nyeri yang memiliki kandungan kombinasi parasetamol dan juga kafein. Parasetamol dikenal sebagai pereda nyeri dan demam, sedangkan kafein mampu meningkatkan kemampuan parasetamol supaya bekerja lebih cepat lebih cepat (3,4) sehingga meredakan pusing gak pake lama. Konsumsilah sesuai dengan aturan pakai supaya efeknya bisa dirasakan dengan cepat. Bila setelah 5 hari gejala tidak berkurang, segera hubungi dokter

Sakit kepala belakang disebabkan oleh banyak hal dan faktor seperti yang telah dijelaskan di atas. Cara mengobati sakit kepala belakang pada akhirnya tidak bisa disamakan karena penyebabnya pun berbeda-beda. Obat sakit kepala bagian belakang sebaiknya juga tidak dikonsumsi sembarangan mengingat kandungan yang ada di dalamnya, terutama untuk anti-depresan yang harus menggunakan resep dokter. Dengan mengetahui apa penyebab sakit kepala bagian belakang yang dialami, akan lebih mudah untuk mengidentifikasi sakitnya serta melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter.

LMR-CH-20210727-57