Ini Dia Fungsi Parasetamol dan Kombinasi Kafein untuk Cepat Redakan Sakit Kepala, Gak Pake Lama

Parasetamol umum digunakan sebagai zat analgesik yang meredakan segala jenis nyeri ringan hingga sedang, termasuk sakit kepala dan juga demam. Cara kerja Parasetamol adalah dengan menekan produksi zat peradangan di dalam tubuh sehingga efek samping seperti nyeri dan suhu tubuh tinggi dapat berkurang perlahan-lahan 1,2,3. Meskipun merupakan obat bebas yang tidak butuh resep dokter, namun penggunaan Parasetamol sebaiknya sesuai dengan aturan pakai agar kerjanya lebih efektif dan tidak menimbulkan efek samping pada kesehatan. Yuk, simak informasi tentang penggunaan Parasetamol dan kombinasinya dengan kafein untuk meredakan sakit kepala gak pake lama.

Mengenal Fungsi dan Efek Parasetamol | Saridon

Kombinasi Parasetamol dan Kafein

Pada umumnya, Kombinasi Parasetamol dan Kafein akan menunjukkan efeknya dalam meredakan nyeri dan demam dalam waktu 5 menit 4 setelah dikonsumsi karena sudah masuk ke dalam aliran darah dan menyebar ke pusat sakit. Ketika Parasetamol ini digabungkan dengan Kafein, cara kerjanya menjadi lebih efektif sehingga lebih cepat mengatasi sakit kepala 5,6,7. Parasetamol tanpa tambahan Kafein membutuhkan 70% dosis yang lebih besar ketimbang Parasetamol yang digabungkan dengan Kafein.

Aturan Pakai Parasetamol 1,2,8

Saat ini Parasetamol bisa ditemukan dalam beberapa bentuk, yaitu tablet, kaplet, sirup dan drop untuk bayi. Berikut ini adalah dosis penggunaan Parasetamol yang dianjurkan pada kelompok usia yang berbeda-beda.

Pada orang dewasa dan anak usia 12 tahun ke atas, Parasetamol boleh digunakan antara 500 miligram sampai 1000 miligram sehari dan Kafein boleh dikonsumsi 150 – 200 miligram per hari. Kombinasi obat ini sebaiknya diminum setelah makan dengan dosis:

  • Dosis kombinasi Parasetamol dan Kafein untuk nyeri pada orang dewasa:
    • 500 mg Parasetamol dan 50 mg Kafein, diminum 3-4 kali sehari atau sesuai petunjuk dokter
  • Dosis Parasetamol untuk nyeri pada anak-anak:
    • ½ - 1 Tablet Parasetamol 250 mg, diminum 3-4 kali sehari
  • Dosis Kafein untuk nyeri pada anak-anak : 
    • ½ - 1 Tablet Kafein 50 mg, diminum 3-4 kali sehari

Jika konsumsi kombinasi dan Kafein selama 5 hari sesuai dosis namun sakit belum berkurang, segera berkonsultasi dengan dokter 9.  

Efek Samping Parasetamol 3

Parasetamol sebaiknya tidak digunakan dalam jangka panjang karena dapat menyebabkan kerusakan hati dan reaksi hipersensitivitas. Parasetamol juga memiliki kontraindikasi yaitu terhadap penderita fungsi hati yang akut dan hipersensitif.

Selain itu, ketika dikonsumsi secara berlebihan Parasetamol dapat menimbulkan beberapa keluhan termasuk:

  • Sakit perut bagian atas
  • Hilang nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Keringat dingin

Cara Penyimpanan Parasetamol dan Kafein

Kombinasi Parasetamol dan kafein dapat membantu meredakan nyeri dalam waktu lebih cepat dan efektif 7. Supaya manfaatnya ini tidak gampang hilang, perhatikan cara penyimpanannya 9.

  • Simpan di bawah suhu 30 derajat Celcius 
  • Jauhkan dari sinar matahari langsung
  • Jauhkan dari tempat lembab, misalnya kamar mandi
  • Jangan simpan di dalam lemari pendingin

Sedangkan bila masa berlaku sudah habis atau kadaluwarsa, jangan membuangnya ke dalam toilet atau menyiramkannya pada tanaman. Untuk mengetahui cara pembuangan yang paling aman, konsultasikan kepada dokter atau apoteker. 

Parasetamol untuk Ibu Hamil dan Menyusui 1,2

Studi menyebutkan bahwa Parasetamol aman untuk ibu hamil dan menyusui karena zat tersebut tidak akan ikut terserap ke janin maupun merembes ke ASI yang diminum oleh bayi. Namun, bila memiliki kondisi kesehatan tertentu selama masa kehamilan dan menyusui akan lebih aman untuk berkonsultasi ke dokter kandungan terlebih dahulu untuk mendapatkan rekomendasi obat dan dosis yang aman dan sesuai.

Manfaat Parasetamol 1,2,3

Parasetamol dikenal sebagai obat yang bersifat analgesik atau meredakan nyeri dengan cara menekan kerja prostaglandin sehingga produksi hormon sakit bisa dikendalikan. Penggunaan Parasetamol secara luas dapat membantu meredakan berbagai keluhan berikut ini.

  1. Meredakan nyeri punggung 2,3.
  2. Mengobati sakit kepala 2.
  3. Mengobati sakit gigi 2.
  4. Meringankan nyeri haid 2.
  5. Meringankan nyeri akibat vaksinasi 2.
  6. Meredakan rasa nyeri setelah proses operasi 2.
  7. Meredakan berbagai gejala yang muncul pada saat flu 1,2.
  8. Membantu mengatasi migrain 1,2.
  9. Menurunkan suhu pada saat demam 2

Parasetamol untuk Penderita COVID 19

Sampai dengan saat ini belum ditemukan bukti adanya kontra indikasi konsumsi parasetamol pada pasien Covid-19. Oleh karena itu, pasien Covid-19 dengan gejala ringan masih bisa mengkonsumsi ibuprofen atau parasetamol untuk meringankan gejala ringan seperti demam dan sakit kepala. Namun, konsumsi obat-obatan tersebut harus sesuai dengan instruksi label dan tidak boleh melebihi dosis yang telah disarankan.

Parasetamol dan kafein memiliki banyak kegunaan di samping untuk meredakan nyeri dan sakit kepala 1,5,7. Selalu sediakan obat ini yang dikombinasikan dengan kafein agar sakit kepala reda gak pake lama sehingga aktivitas bisa jalan terus.

CH-20211217-46

Artikel ini ditinjau oleh:
Tim Konsultan Medis Medical Advisor Bayer Consumer Health Indonesia

Referensi :
  1. Paracetamol for adults, diakses pada 21 Juli 2021 dari https://www.nhs.uk/medicines/Parasetamol-for-adults/#:~:text=Parasetamol%20is%20a%20common%20painkiller,of%20cold%20and%20flu%20remedies.
  2. Paracetamol, diakses pada 21 Juli 2021 dari https://www.netdoctor.co.uk/medicines/aches-pains/a26339/Parasetamol-uses-and-action/.
  3. Mechanism of Action of Paracetamol, diakses pada 21 Juli 2021 dari https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/15662292/.
  4. Saridon® Analysis Information QbD Research and Development Pvt Ltd Report  2020.
  5. Renner, Bertold et al. 2007. Caffeine Accelerates Absorption and Enhances the Analgesic Effect of Acetaminophen. Journal of Clinical Pharmacology,2007;47:715-726 the American College of Clinical Pharmacology.6.Zhang, Wei-Ya. 2001. A Benefit-Risk Assessment of Caffeine as an Analgesic Adjuvant. Review Article: Drug Safety 2001; 24 (15): 1127-11420114-5916/01/0015-1127/$22.00/0.
  6. Laska, Eugene M. 1984. Caffeine as an Analgesic Adjuvant. The Journal of the American Medical Association Vol 251, No 13.
  7. Clinical Pharmacology, 2007;47:715-726 the American College of Clinical Pharmacology
  8. Recommended Paracetamol Doses. Australian Government Department of Health, diakses pada 6 Desember 2021 dari https://www.tga.gov.au/community-qa/recommended-paracetamol-doses 
  9. Informasi Produk Saridon Extra. 2020.